Abraham Samad mengawali kariernya di bidang hukum sebagai advokat dengan latar belakang lembaga swadaya masyarakat (LSM). Beliau juga pernah menjadi konsultan hukum di Willi Soenarto Associete di Surabaya, menjadi aktivis antikorupsi, dan penggagas dan Koordinator Ketua Anti-Corruption Committe (ACC) Sulsel.

Abraham Samad

Nama lengkap   : Dr Abraham Samad, S.H., M.H.

Nama panggilan                : Abraham | Samad

Tempat/tanggal lahir      : Makassar, Sulawesi Selatan, 27 November 1966

Agama                  : Islam

Profesi                  : Advokat, Pimpinan KPK

Hobi                       : Lari dan tinju

Zodiac                   : Sagittarius

Suami/Istri          : Indirani Kartika

Anak                      : Nasya dan Rantisi

Riwayat Hidup Singkat :

Abraham Samad mengawali kariernya di bidang hukum sebagai advokat dengan latar belakang lembaga swadaya masyarakat (LSM). Beliau juga pernah menjadi konsultan hukum di Willi Soenarto Associete di Surabaya, menjadi aktivis antikorupsi, dan penggagas dan Koordinator Ketua Anti-Corruption Committe (ACC) Sulsel.

 

Dia menanggalkan profesinya sebagai advokat ketika mendaftar sebagai calon pimpinan KPK. Selama uji kepatutan dan kelayakan, Abraham adalah calon yang berani berjanji akan mundur tanpa didesak jika satu tahun kepemimpinannya tidak membuahkan hasil.

 

Beliau terpilih sebagai Ketua KPK periode 2011-2015 mengalahkan empat calon ketua lainnnya, Busyro Muqoddas, Bambang Widjojanto, Adnan Pandupradja, dan Zulkarnain. Dia merupakan ketua KPK termuda.

 

Abraham merupakan pria kelahiran Makassar dan tumbuh di kota tersebut. Pendidikan formalnya diselesaikan di kota kelahirannya, begitu juga gelar pendidikan S1, S2, dan S3. Abraham memilih Fakultas Ilmu Hukum di Universitas Hasanuddin, Makassar, hingga meraih gelar doktor. Tesisnya mengambil tema tentang pemberantasan korupsi, yaitu mengupas penanganan kasus korupsi di pengadilan negeri dengan pengadilan khusus.

 

Di Makassar, Abraham dikenal sebagai aktivis antikorupsi. Salah satu kasus korupsi yang pernah dia bongkar yakni kasus yang melibatkan Wali Kota Makassar. Akibat langkahnya itu, rumah serta usaha milik istrinya pernah dirusak sekelompok orang.  Abraham juga pernah menjadi Tim Penasehat Hukum Komite Pemantau Legislatif (KOPEL) Sulawesi.

Pendidikan :

• Sekolah Menengah Pertama (SMP) Nasional, Makassar, 1980

• Sekolah Menengah Atas (SMA) Katolik Cendrawasih, Makassar, 1983

• S-1, S-2 dan S-3 di Universitas Hasanuddin, Makassar

Karir :

• Advokat

• Konsultan hukum Willi Soenarto Associete, Surabaya

• Aktivis antikorupsi

• Penggagas dan Koordinator Ketua Anti-Corruption Committe (ACC) Sulsel

• 2010-2015 : Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi