Bupati yang ditangkap aparat BNN atas dugaan penggunaan narkotika jenis sabu-sabu.

Ahmad Wazir Nofiadi

Tanggal lahir: 22 November 1988


Bupati Ogan Ilir Ahmad Wazir Noviadi digelandang Badan Narkotika Nasional atas dugaan penggunaan narkotika jenis sabu-sabu. Proses penangkapan dipimpin langsung AKBP Wanto dari BNN Pusat pada Minggu, 13 Maret 2016, pukul 21.30 WIB.

 

Ahmad Wazir Noviadi merupakan putra dari Bupati Ogan Ilir sebelumnya, Mawardi Yahya, yang menjabat selama dua periode (2005-2010 dan 2010-2015). Mawardi Yahya merupakan Bupati Kabupaten Ogan Ilir ke-1 yang terpilih langsung melalui pilkada. Dengan demikian, Ahwad Wazir Noviadi merupakan Bupati Ogan Ilir yang ke-2, sekaligus melanjutkan dinasti kekuasaaan politik ayahnya di Ogan Ilir.

 

Ahwad Wazir Noviadi menjabat sebagai bupati dalam usia yang masih cukup muda, 27 tahun. Noviadi sebelumnya menjabat sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) OI periode 2014-2019 dari Partai Golkar.

 

Ahwad Wazir Noviadi terpilih sebagai anggota DPRD Ogan Ilir dari Dapil V melingkupi Kecamatan Lubuk Keliat, Rambang Kuang dan Muara Kuang. 

 

Saat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Desember 2015 lalu, pasangan Noviadi-Panji didukung PDI-P dan Golkar serta Hanura, PPP dan juga PKS. Pasangan ini sukses mengalahkan pasangan selebriti Helmi Yahya yang berpasangan dengan Mushendi Fazareki yang didukung partai Nasdem dan Demokrat.

 

Dalam pilkada tersebut pasangan Helmi Yahya-Mushendi hanya meraih 94.144 suara, sementara Noviadi-Panji Alam memperoleh 107.578 suara. Helmi Yahya sempat mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi tetapi gugatannya tidak dikabulkan sehingga Noviadi-Panji Alam secara resmi dilantik menjadi Bupati dan Wakil Bupati Ogan Ilir periode 2016-2021 pada 17 Februari lalu.