Akbar Tanjung adalah politisi senior Golkar. Ia lahir pada 14 Agustus 1945 di Sibolga, Sumatera Utara. Di awal Reformasi namanya sempat terseret kedalam kasus korupsi.

Akbar Tanjung

1982--1983 Wakil Sekretaris FKP DPR.
1987--1992 dan 1992-1997,Sekretaris FKP-MPR, anggota BP MPR.
1988--1993 Menteri Negara Pemuda dan Olahraga  
1993--1998 Menteri Negara Perumahan Rakyat
1998 Menteri Negara Perumahan dan Pemukiman
1997--1998 Wakil Ketua FKP MPR
1998--1999 Menteri Sekretaris Negara
1997--1999 Wakil Ketua FKP MPR, Wakil Ketua PAH II BP MPR
1999--2004 Ketua DPR-RI
 

Akbar Tanjung adalah politisi senior Golkar. Ia lahir pada 14 Agustus 1945 di Sibolga, Sumatera Utara. Di awal Reformasi namanya sempat terseret kedalam kasus korupsi karena dituduh menggelapkan dana nonbudgeter Bulog Rp40 miliar.Penyelewengan itu terjadi pada saat Akbar menjabat sebagai Sekretaris Negara di era Presiden BJ Habibie.

Ketua Umum Partai Golkar (1998--2004) ini sempat divonis tiga tahun di Pengadilan Tinggi Jakarta 17 Januari 2013. Namun putusan kasasi  Mahkamah Agung pada 4 September 2003, membebaskannya dari vonis.

Karier politiknya ia mulai dengan terlibat dalam gerakan mahasiswa 66, dan menjabat Ketua Umum HMI pada 1969--1970.Setelah itu ia sangat aktif dalam organisasi kepemudaan pendukung Golkar. Ia mulai masuk ke parlemen pada 1977--1988 mewakili Provinsi Jawa Timur.