Menteri ESDM Kabinet Kerja, menggantikan Sudirman Said.

Arcandra Tahar

Tempat lahir: Padang, Sumatera Barat.
Tanggal lahir: 10 Oktober 1970
 

Dua puluh tahun berkarier di Amerika Serikat, Arcandra Tahar diminta kembali ke Tanah Air oleh Presiden Joko Widodo untuk menjabat Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, menggantikan Sudirman Said. Arcandra dikabarkan memiliki sejumlah hak paten dalam teknologi kilang lepas pantai di Amerika, salah satunya tentang desain offshore.


Dia menerima gelar Bachelor of Science di bidang Teknik Mesin diInstitut Teknologi Bandung, Indonesia. Setelah itu, ia melanjutkan studi di Texas A&M University Ocean Engineering, Amerika Serikat untuk meraih gelar Master of Science pada (1998) dan Doctof of Philosophy (2001), keduanya di bidang teknik kelautan.


Selama 14 tahun karir profesional di bidang hidrodinamika dan rekayasa lepas pantai, sejumlah posisi puncak yang pernah diemban Arcandra. Antara lain Principal dan Presiden di Asia Pasific AGR Deepwater Development System pada 2007-2009, Principal pada Horton Wison Deepwater 2009-2013, dan terakhir Presiden perusahaan energi dan perminyakan Petroneering Hoston di Texas, AS?.


Sejumlah sumber menengarai bahwa Arcandra adalah sosok di balik negosiasi dan keberhasilan Jokowi menarik kembali Blok Masela agar dikuasai Indonesia dengan memutuskan eksplorasi harus dilakukan onshore, bukan offshore.


Belakangan, muncul polemik mengenai kewarganegaraan Arcandra. Ia disebut-sebut pernah memiliki paspor Amerika Serikat, yang hanya bisa dibuat bila seseorang merupakan kewarganegaraan AS. Meski begitu, kepada wartawan Arcandra menegaskan bahwa ia masih Warga Negara Indonesia.