Ia dikenal sebagai sosok profesional bertangan dingin.

Budi Karya Sumadi

Tanggal lahir: 18 Desember 1956
Tempat lahir:  Palembang, Sumatera Selatan.

Budi Karya Sumadi menjabat sebagai Menteri Perhubungan pada Kabinet Kerja sejak 27 Juli 2016, menggantikan Ignasius Jonan.

Ia sosok yang dikenal sebagai pemimpin perusahaan bertangan dingin. Antara lain ditunjukkan melalui kiprahnya sepanjang periode 2004-2013 menakhodai PT Pembangunan Jaya Ancol dan PT Jakarta Propertindo, dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Alumnus Fakultas Teknik jurusan arsitektur Universitas Gajah Mada tahun 1981 ini sudah malang melintang di berbagai proyek pembangunan kawasan di sekitar Jakarta. Setidaknya sudah sejak 1982 bekerja di PT Pembangunan Jaya sampai 2004 silam. Salah satu karyanya yaitu kawasan Bintaro Jaya yang berada di Jakarta dan Kota Tangerang Selatan yang sekarang sudah berkembang sebagai kota mandiri.

Kemudian saat menduduki posisi Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol, ia mengembangkan proyek pembangunan Ancol.

Selaku Direktur Utama PT Jakarta Propertindo, Budi pun membereskan sejumlah megaproyek di Ibu Kota. Antara lain revitalisasi taman kota Waduk Pluit dan Waduk Ria-Rio serta penyelesaian rumah susun sederhana sewa di Marunda.

Atas keprofesionalannya itu kemudian ia diberi amanah untuk menjabat Direktur Utama PT Angkasa Pura II (2015-2016), suatu Badan Usaha Milik Negara yang bergerak di sektor jasa transportasi udara. Di sini, ia menangani proyek pembangunan Terminal 3 Ultimate Bandara Internasional Soekarno Hatta, yang pada akhirnya diselesaikan dan diresmikan saat Beliau sudah menjabat Menteri Perhubungan.