Pengunggah video pidato kontroversial Gubernur Basuki Tjahaja Purnama.

Buni Yani

Tempat Lahir: Lombok
Tanggal Lahir: 16 Mei 1969
Buni Yani merupakan pengunggah video pidato kontroversial Gubernur Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta pada 27 September 2016. Video berdurasi 30 detik itu kemudian menjadi pemicu kegaduhan nasional dan mengantarkan Ahok menjadi tersangka kasus penistaan agama. Ahok dianggap semberono menafsirkan QS. Al-Maidah: 51.
 
Oleh relawan pendukung Ahok, Komunitas Muda Ahok-Djarot (Kotak Adja), Buni Yani dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Jakarta. Pada Rabu, 23 November, ia dinyatakan melakukan tindak pidana dan disangkakan melanggar pasal 28 ayat 2 Undang-undang no 11 tahun 2008 tentang ITE Jo pasal 45 ayat 2 Undang-undang no 11 tahun 2008 tentang ITE dengan ancaman pidana penjara paling lama 6 tahun dan atau denda Rp1 Miliar.
 
Pendidikan tinggi Buni Yani diawali di Fakultas Sastra Inggris Udayana, Bali. Setelah itu, ia berhasil meraih gelar master dari Ohio University, Amerika Serikat (AS).  
 
Ia mengambil gelar Doktoral sekaligus sebagai peneliti di Faculty of Social and Behavioral Sciences, Institute of Cultural Anthropology and Development Sociology, Leiden University. Ia menyandang gelar Master of Arts dalam studi Asia Tenggara. 
 
Sebelum terbang ke AS, Buni dikenal aktif sebagai jurnalis. Sejak 1996 hingga 1999, Buni bekerja sebagai wartawan untuk Australian Associated Press (AAP) dan sering menulis tentang isu-isu terkait Asia Tenggara. Ketika di AS, pria yang tinggal di Depok, Jawa Barat, ini juga pernah menjadi jurnalis untuk Voice of America (VOA).
 
Buni bekerja sebagai dosen di London School of Public Relations (LSPR), Jakarta, sejak 2004. Namun ia segera mengundurkan diri seiring kasus yang menderanya mencuat.