Dari panggung teater ke panggung politik

Ratna Sarumpaet

Tempat lahir: Tarutung, Tapanuli Utara, Sumatera Utara

Tanggal lahir: 16 Juli 1948

Karier:

- Kepala Dewan Kesenian Jakarta 2003

- Penulis naskah Jamila dan Sang Presiden

- Penulis novel Maluku, Kobaran Cintaku

 

Ratna Sarumpaet terkenal karena aktivitasnya di panggung teater. Ia mulai menjadi sorotan saat mementaskan monolog Marsinah Menggugat di sejumlah daerah. Pemerintah Orde Baru kala itu mencekal pementasan.

Pencekalan itu membuat dia kecewa. Alih-alih bungkam, suara Ratna justru semakin lantang terhadap Orde Baru. Selama Pemilu 1997 Ratna dan grup teaternya memimpin protes prodemokrasi. Pada Maret 1998, ia ditangkap dan dipenjara selama tujuh puluh hari karena menyebarkan kebencian dan menghadiri pertemuan politik 'antirevolusioner'.

Setelah dibebaskan, Sarumpaet terus berpartisipasi dalam gerakan pro-demokrasi; tindakan ini menyebabkan dia melarikan diri dari Indonesia setelah mendengar desas-desus bahwa dia akan ditangkap karena perbedaan pendapat. Ketika dia kembali ke Indonesia, Sarumpaet terus menulis stageplays yang bermuatan politik. 

Belakangan Ratna lebih aktif di kegiatan sosial dengan mendirikan Ratna Sarumpaet Crisis Centre. Ratna juga aktif di politik dan menjadi juru kampanye nasional untuk pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Pemilu 2019.

Ratna lahir dalam keluarga Kristen yang aktif secara politis di Sumatera Utara. Di awal kariernya, ia menekuni dunia arsitektur di Jakarta. Setelah melihat drama garapan WS Rendra pada 1969, ia memutuskan untuk banting setir dan bergabung dengan grup drama tersebut. 

Lima tahun berselang, setelah menikah dan masuk Islam, ia mendirikan Satu Merah Panggung. Grup teater itu mementaskan sejumlah naskah adaptasi dari drama asing. 

Ketika ia menjadi semakin khawatir tentang pernikahannya dan tidak senang dengan adegan teater lokal, dua tahun kemudian Ratna meninggalkan grup dan mulai bekerja di televisi. Ia baru kembali pada 1989 setelah menceraikan suaminya.