Ia pernah menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura sebelum diangkat menjadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan.

 

Luhut Binsar Pandjaitan

Tanggal lahir: 28 September 1947

Tempat lahir: Simargala, Toba Samosir, Sumatera Utara

Jenderal TNI (HOR) (Purn.) Luhut Binsar Pandjaitan adalah Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Indonesia Kabinet Kerja yang menggantikan Laksamana TNI (Purn.) Tedjo Edhy Purdijatno pada 12 Agustus 2015. Pria kelahiran Simargala, Toba Samosir, Sumatera Utara pada 28 September 1947 ini sebelumnya menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

 

Sebelumnya Luhut Pandjaitan juga pernah menjabat sebagai Menteri pada era Presiden Abdurrahman Wahid. Luhut menjadi Menteri Perindustri dan Perdagangan pada 2000 - 2001. Luhut juga pernah menjabat sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura sebelum diangkat menjadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan.

 

Pendidikan
Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (AKABRI) - Lulusan Terbaik AKABRI bagian Darat (1970).
Kursus Dasar Kecabangan Infanteri (SUSSARCABIF) - Lulusan Terbaik (1971).
Kursus Komando - Lulusan Terbaik (1971).
Kursus Lintas Udara - Lulusan Terbaik (1971).
Kursus Lanjutan Perwira/SUSLAPA I (1976).
Kursus Lanjutan Perwira/SUSLAPA II (1978).
Sekolah Staf Komando Angkatan Darat (SESKOAD).
Sekolah Staf Dan Komando ABRI (SESKO ABRI)
Lembaga Ketahanan Nasional (LEMHANNAS)
Master bidang Administrasi Publik, George Washington University, Washington DC, Amerika Serikat.
National Defense University, Amerika Serikat.

 

Karir militer
Komandan Peleton I/A Group 1 Para Komando - Kopassandha (1971).
Komandan Peleton Batalyon Siliwangi pada Operasi Pemberantasan dan Penumpasan PGRS/Paraku (1972).
Komandan Kompi A Group 1 Para Komando - Kopassandha (1973).
Komandan Kompi A Pasukan Kontingen Garuda (KONGA VI) Wilayah Port Said, Port Fuad, Port Suez, Mesir (1973-1974).
Komandan Tim C Group 1 Para Komando Satuan Lintas Udara pada Operasi Seroja - Kopassandha (1975).
Komandan Kompi Pasukan Pemburu Kopasshanda pada Elemen Satgas Tempur Khusus, Operasi Seroja (1976).
Perwira Operasi Pada Pusat Intelijen Strategis/Pusintelstrat.
Perwira Operasi Pada Satuan Tugas/Satgas Intel Badan Intelijen Strategis (BAIS) ABRI.
Pendiri dan Komandan Pertama Detasemen 81 Anti Teroris Kopassus (1981)
Pendiri dan Komandan Pertama Proyek Rajawali Pada Pusat Intelijen Strategis/Pusintelstrat, BAIS ABRI (1983)
Komandan Satuan Pengamanan Presiden RI/VVIP Pada KTT ASEAN Manila, Filipina (1984).
Pendiri dan Komandan Pertama Proyek Charlie/Proyek Intelijen Teknik - Detasemen 81 Anti Teroris Kopassus (1985).
Pendiri Dan Komandan Pertama Sekolah Pertempuran Khusus (Sepursus) Detasemen-81/Anti-Terror Kopassus - Pusat Pendidikan Pasukan Khusus (Pusdikpassus) (1986).
Komandan Satgas Tempur Khusus Pasukan Pemburu Kopassus (Detasemen-86) di Sektor Tengah Khusus (Osu, Frekueike, Laisorobai) Timor-Timur (1986).
Komandan Sekolah Pusdik Para Lintas Udara Pusshandalinud - Pusat Pendidikan Pasukan Khusus/Pusdikpassus, Kopassus (1987).
Asisten Operasi (Asops) Kopassus (1989)
Komandan Group 3 Sandhi Yudha Kopassus, (1990)
Komandan Pusat Pendidikan Pasukan Khusus (Pusdikpassus), (1993)
Komandan Korem 081/Dhirotsaha Jaya, Madiun, Jawa Timur (1995)
Wakil Komandan Pusat Persenjataan Infanteri
Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI-AD (1996-1997)
Komandan Pendidikan dan Latihan TNI Angkatan Darat (Kodiklat TNI AD) (1997-1998).
Pangkat Jenderal TNI (1999)

 

Karir non-militer
Duta Besar RI Berkuasa Penuh Untuk Singapura (1999 - 2000)
Menteri Perindustrian dan Perdagangan RI pada Kabinet Persatuan Nasional (2000 - 2001)
Kepala Staf Kepresidenan RI (2014 - 2015)
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, Dan Keamanan RI (2015 - Sekarang).