Mengundurkan diri dari keanggotaan TNI AD untuk mengikuti kompetisi Pilgub DKI 2017.

Agus Harimurti Yudhoyono

Tempat lahir: Bandung, Jawa Barat

Tanggal lahir: 10 Agustus 1978

Agus Harimurti Yudhoyono adalah putra sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono. Ia mengundurkan diri dari keanggotaan militer TNI AD dengan pangkat Mayor Inf pada 23 September 2016 karena ingin menjadi peserta Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Ia diusung oleh koalisi Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Amanat Nasional, dan Partai Kebangkitan Bangsa sebagai calon gubernur dalam kompetisi Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta tahun 2017.


Agus merupakan lulusan SMA Taruna Nusantara Magelang dengan predikat terbaik pada tahun 1997 dan meraih medali Garuda Trisakti Tarunatama Emas. Dengan prestasi itu, ia tertarik untuk melanjutkan jejang pendidikannya ke Akademi Militer Magelang.


Prestasinya diketahui cukup menonjol selama kuliah kemiliteran adalah meraih penghargaan Tri Sakti Wiratama. Ia pernah terpilih menjadi Komandan Resimen Korps Taruna Akademi Militer pada tahun 1999. Ia lulus Akademi Militer dengan predikat terbaik dan meraih penghargaan pedang Tri Sakti Wiratama serta medali Adhi Makayasa pada Desember 2000.


Terinspirasi jejak ayahnya, Agus pun bergabung dengan Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad). Pada tahun 2002, saat menjabat Komandan Peleton di Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/Tengkorak, jajaran Brigif Linud 17 Kostrad, Agus diberangkatkan ke Aceh untuk melakukan Operasi Pemulihan Keamanan.


Ia semakin mengasah diri dengan mengikuti pendidikan Master di Singapura pada tahun 2005. Kemudian lulus dengan predikat sangat memuaskan dan berhak atas gelar Master of Science in Strategic Studies dari Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University.


Pada 12 Oktober 2013, Agus dianugerahi penghargaan Nanyang Outstanding Alumni Award dari almamaternya sewaktu menempuh pendidikan di S. Rajaratnam School of International Studies, Nanyang Technological University (NTU). Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi NTU terhadap Agus atas kontribusinya dalam bidang militer kepada masyarakat, dan kategori ini dikhususkan untuk alumni yang berprestasi dan berusia di bawah 40 tahun. Pencapaian Agus dinilai sangat membanggakan NTU dan diharapkan dapat menginspirasi alumni-alumni NTU lainnya untuk tidak henti-hentinya berkontribusi untuk masyarakat dan dapat mengharumkan almamater. Penghargaan ini diberikan langsung oleh Presiden NTU, Prof Bertil Andersson dan Menteri Kebudayaan dan Kepemudaan Singapura, Mr. Lawrence Wong.


Pada bulan Juni 2014, Agus menempuh tugas pendidikan militer setingkat Sekolah Staf Komando Angkatan Darat (Seskoad) di Command and General Staff College (CGSC) di Fort Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat. Ia menuntaskan tugas pendidikannya selama satu tahun dan lulus pad 12 Juni 2015 dengan hasil sempurna yaitu dengan IPK 4.0. Disamping menempuh pendidikan militer, Agus juga berhasil menyelesaikan program Master dalam Kepemimpinan dan Manajemen (MA in Leadership and Management) dari George Herbert Walker School di Webster University dengan hasil yang sempurna, yaitu IPK 4.0.