Organisasi bukanlah dunia baru bagi Yusril. Sejak masih SMP, Yusril aktif sebagai Ketua OSIS. Begitu memasuki masa SMA, ia akfit sebagai Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI) di tingkat rayon. Saat kuliah, Yusril terpilih menjadi Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) UI. Ia juga bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Badan Komunikasi Pemuda Masjid Indonesia (BKPMI).

Yusril Ihza Mahendra

Nama : Yusril Ihza Mahendra SH MSc

Tempat tanggal lahir:  Belitung Timur, 5 Februari 1956

Agama: Islam

Partai politik: PBB

Profesi: politikus, pengajar, aktivis, pakar hukum

Istri: Kessy Sukaesih (cerai)

           Rika Tolentino Kato

Nama anak: Yuri Kemal Fadlullah,

                 Kenia Khairunissa,

                 Meilany Alissa,

                 Ali Reza Mahendra,

                 Ismail Zakariya

                 dan Zulaikha

Riwayat hidup singkat

Organisasi bukanlah dunia baru bagi Yusril. Sejak masih SMP, Yusril aktif sebagai Ketua OSIS. Begitu memasuki masa SMA, ia akfit sebagai Kesatuan Aksi Pemuda Pelajar Indonesia (KAPPI) di tingkat rayon. Saat kuliah, Yusril terpilih menjadi Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) UI. Ia juga bergabung dengan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dan Badan Komunikasi Pemuda Masjid Indonesia (BKPMI).

 

Tak hanya itu, Yusril pun pernah pernah menjadi anggota organisasi yang berafiliasi kepada Partai Syarikat Islam Indonesia (PSII) yang bernama Pemuda Muslimin. Lebih jauh lagi Yusril Izha Mahendra pernah menjadi pengurus Muhammadiyah, Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, dan Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI).

 

Yusril ikut dalam kepanitiaan Konferensi internasional seperti Sidang AALCO, Konferensi Internasional tentang Tsunami dan Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika. Bukan hanya dalam negeri, Yusril pun aktif di organisasi Internasional seperti di Regional Islamic Da’wah Council of Southeast Asia and the Pasific bermarkas di Kuala Lumpur dan diketuai oleh Tuanku Abdul Rahman Putra Al-Haj (Mantan Perdana Menteri Malaysia).

 

Bahkan Yusril Ihza Mahendra pernah menjabat Vice President dan President Asian-African Legal Consultative Organization yang bermarkas di New Delhi. Selain itu Yusril Ihza Mahendra merupakan anggota dan Ketua Delegasi Republik Indonesia dalam berbagai perundingan internasional termasuk sidang ASEAN, Organisasi Konferensi Islam dan APEC. Ia mewakili Indoensia untuk berbicara dan berpidato dalam sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa, Komisi Hak Asasi Manusia PBB (United Nations) di Jenewa, Swiss.

 

Ia juga ikut menyusun Konvensi PBB serta menandatanganinya atas nama Pemerintah Republik Indonesia seperti UN Convention on Transnational Organized Crime di Palermo, Italia, dan UN Convention Against Corruption di Markas PBB New York. Pada1998 hingga 2005, Yusril menjadi Ketua Umum Partai Bulan Bintang.

Pendidikan:

- Setelah lulus SMA, Yusril melanjutkan pendidikannya di Ilmu Filsafat Fakultas Sastra (1982) dan Hukum Tata Negara di Universitas Indonesia atau UI (1983).

- Kemudian, ia melanjutkan pendidikan strata 2 di University of The Punjab, India (1984).

- Pendidikan strata 3-nya ia peroleh di University Sains Malaysia. Di universitas itu, Yusril meraih gelar  Doktor of Philosophy dalam ilmu politik (1993).

Karier:

- Yusril dikenal sebagai pengajar di beberapa universitas seperti di fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ); Akademi Ilmu Pemasyarakatan, Departemen Kehakiman pada tahun 1983; dan Program Pascasarjana UI dan juga Fakultas Hukum UI.

- Yusril juga diangkat sebagai Guru Besar Ilmu Hukum di Universitas Indonesia dan mengajar Hukum Tata Negara, Teori Ilmu Hukum dan Filsafat Hukum pada program pascasarjana

- Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia, 26 Agustus 2000-7 Februari 2001

- Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia Kabinet Gotong Royong, Agustus 2001-2004

- Menteri Sekretaris Negara Kabinet Indonesia Bersatu, 20 Oktober 2004-2007