NEWSTICKER

Tarif Integrasi Antarmoda Rp10 Ribu Dapat Respons Positif dari Warga

14 August 2022 11:51

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta telah menetapkan besaran tarif integrasi untuk moda transportasi TransJakarta, MRT, dan LRT. Hal itu tertuang dalam keputusan Gubernur Nomor 733 Tahun 2022 tentang besaran paket tarif layanan angkutan umum massal yang ditandatangani langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, Senin (8/8/22).

Pemprov DKI Jakarta menetapkan tarif maksimum satu kali perjalanan sebesar Rp10 ribu dengan menggunakan dua moda transportasi dan maksimum waktu tempuh selama tiga jam. Dengan catatan, penumpang tersebut tidak keluar dari sistem angkutan massal sejak pertama kali meletakan tiket elektronik pada mesin tap in. 

Besaran tarif maksimum ini hanya berlaku di empat halte yaitu Halte CSW, Halte Lebak Bulus, Halte Cawang Cikoko, dan Halte Juanda. Besaran tarif baru ini mendapat respons positif dari pengguna moda transportasi massal. 

"Menurut saya bagus ya, karena bisa terintregrasi kemana-mana dan untuk biaya lebih murah," ujar pengguna transportasi massal, Siswoto. 

"Semenjak tahu jadi senang karena lebih murah dibanding sebelumnya, kalau ga salah Rp14 ribu. Tarifnya sekarang jadi Rp 10 ribu, jadi lebih ekonomis transportasinya," ujar pengguna transportasi massal lainnya, Rena Kumala.

Namun tidak sedikit masyarakat yang masih belum mengetahui peraturan tarif maksimum ini. Diharapkan Pemprov Jakarta terus menggencarkan sosialisasi aturan baru ini.